Andai engkau tahu sobat, betapa sakitnya luka yang di tinggalkan oleh cinta. Apakah kau akan menangis atau kah kau hanya diam dan menerima apa yang telah cinta laku kan padamu? Aku tak tahu apa yang kau rasa. Tapi bagiku luka yang di bawa cinta telah menggoreskan sedikit demi sedikit sakit dalam jiwaku. Mataku tak akan menangis lagi, namun hati ini terus menangis dan merintih.
Aku tak mau dianggap gila karena cinta, aku ingin sakit cinta yang aku rasa ini aku ubah menjadi sebuah pengalaman yang aku sikapi dengan indah. Tapi sobat kau tahu, luka tetaplah luka. Sekeras apa pun aku merasakannya sebagai suatu hal yang harus aku nikmati, tapi kenyataannya luka cinta semakin akan membunuhku.
Aku ingin menangisinya tapi tak dapat lagi aku menangis. Ingin aku tersenyum tapi setiap kali aku tersenyum semakain sakit luka di jiwa. Aku tak ingin menjadi orang bodoh yang selalu menangis karena cinta. Tapi juga tak ingin di anggap gila karena selalu bermain-main di dalam cinta. Aku juga tak ingin menghindari cinta. Sobat, ini adalah kehidupan dan semuanya akan merasakan cinta baik di sadari atau pun tidak.
Aku hanya ingin kembali tersemyum, walau aku tahu terlalu seringnya sakit cinta yang aku rasa, maka akan semakun sulit aku menyembuhkannya. Tapi dengar sobat, aku yakin aku pasti bias kembali seperti dulu demi semua orang yang berada di sekelilingku. Karena mereka lah yang benar-benar mencintaiku dan tak akan membuat luka di jiwa. Sobat, aku menyayangi mereka karena mereka adalah kedua orang tuaku yang aku banggakan selalu.
Aku tak mau dianggap gila karena cinta, aku ingin sakit cinta yang aku rasa ini aku ubah menjadi sebuah pengalaman yang aku sikapi dengan indah. Tapi sobat kau tahu, luka tetaplah luka. Sekeras apa pun aku merasakannya sebagai suatu hal yang harus aku nikmati, tapi kenyataannya luka cinta semakin akan membunuhku.
Aku ingin menangisinya tapi tak dapat lagi aku menangis. Ingin aku tersenyum tapi setiap kali aku tersenyum semakain sakit luka di jiwa. Aku tak ingin menjadi orang bodoh yang selalu menangis karena cinta. Tapi juga tak ingin di anggap gila karena selalu bermain-main di dalam cinta. Aku juga tak ingin menghindari cinta. Sobat, ini adalah kehidupan dan semuanya akan merasakan cinta baik di sadari atau pun tidak.
Aku hanya ingin kembali tersemyum, walau aku tahu terlalu seringnya sakit cinta yang aku rasa, maka akan semakun sulit aku menyembuhkannya. Tapi dengar sobat, aku yakin aku pasti bias kembali seperti dulu demi semua orang yang berada di sekelilingku. Karena mereka lah yang benar-benar mencintaiku dan tak akan membuat luka di jiwa. Sobat, aku menyayangi mereka karena mereka adalah kedua orang tuaku yang aku banggakan selalu.
-DINI-
0 Response to "Hanya Ingin Kau Tahu"
Posting Komentar